Cianjur

Daftar Alamat Cabang Mixue di Cianjur Lengkap Terbaru 2023

TribunCianjur.com – Cabang Mixue di Cianjur kini sudah bertambah banyak pada bulan Mei 2023 terhitung ada 9 gerai Mixue di Kabupaten Cianjur.

Brand asal Tiongkok ini memang populer di tanah air, selain mempunyai rasa yang enak Mixue juga mempunyai kemasan yag mewah.

Masyarakat Cianjur kini sudah tak asing dengan produk dari Mixue dari kalangan anak-anak hingga dewasa kini sudah mengenal Mixue.

Mixue Ice Cream & Tea adalah sebuah perusahaan waralaba yang menjual es krim sajian lembut dan minuman teh asal Zhengzhou, Henan, Tiongkok dan didirikan pada bulan Juni 1997.

Hingga 2023, sebanyak 21.581 gerai Mixue telah beroperasi di Tiongkok dan sedikitnya 11 negara lainnya di Asia termasuk di Indonesia. Perusahaan ini sepenuhnya dimiliki oleh Zhang Bersaudara.

Mixue telah hadir di Indonesia sejak tahun 2020 dengan gerai pertamanya di Cihampelas Walk, Kota Bandung dan saat ini memiliki lebih dari ratusan gerai di seluruh Indonesia.

Daftar Lokasi Cabang Mixue di Cianjur

1. Mixue Cipanas Puncak

Alamat: Sindanglaya, Kec. Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43253

Google Maps: Klik Disini

2. Mixue Joglo Cianjur

Alamat: Jl. Pangeran Hidayatullah No.12 b, Sawah Gede, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43212

Google Maps: Klik Disini

3. MIXUE IR H JUANDA

Alamat: 54MM+Q74, Jl. Ir. H. Juanda, Mekarsari, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Google Maps: Klik Disini 

4. MIXUE CIKIDANG

Alamat: Jl. Prof. Moch Yamin No.39, Sayang, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43213

Google Maps: Klik Disini 

5. Mixue Karangtengah Cianjur

Alamat: Jl. Raya Cianjur Bandung, Bojong, Kec. Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43281

Google Maps: Klik Disini

6. Mixue Cibeber

Alamat: 446F+4RM, Jl. Raya Cibeber, Cikondang, Kec. Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Google Maps: Klik Disini

7. MIXUE Tjokroaminoto

Alamat: Jl. HOS Cokro Aminoto No.65, Muka, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43214

Google Maps: Klik Disini

8. Mixue Jebrod Pasir Hayam

Ruko Terminal Pasirhayam, RT.03/RW.01, Sirnagalih, Cilaku, Cianjur Regency, Jawa Barat 43285

Google Maps: Klik Disini

9. Mixue Cikalong Kulon

Kampung asem, RT.03/RW.01, Lembahsari, Kec. Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur

Sejarah dan Mitos Situs Gunung Padang Cianjur, Lebih Tua Dari Piramida Mesir

Tribuncianjur.com – Tahukah kalian bahwa di Indonesia terdapat situs megalitikum yang usianya lebih tua dari Piramida Mesir.

Situs ini dinamakan Situs Gunung Padang yang lokasinya berada di Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

Sejarahwan Indonesia memperkirakan situs gunung padang sudah ada sejak 8000 sebelum masehi yang berarti jauh lebih tua dari piramida di mesir yang dibangun pada jaman 2500 sebelum masehi.

Dinamakan Gunung Padang diambil dari bahasa Sunda yang artinya Gunung Bercahaya.

Sejarah Situs gunung Padang

Keberadaan Situs Gunung Padang dilaporkan pertama kali oleh Nicolaas Johannes Krom dalam Rapporten Oudheidkundige Dienst pada tahun 1914.

Kemudian, Krom melaporkan bahwa di puncak Gunung Padang yang berdekatan dengan Gunung Melati terdapat empat teras yang tersusun dari batu kasar dan dihiasi batu andesit berbentuk lingga (batu tegak). Di setiap teras, terdapat gundukan tanah yang ditimbuni batu.

Situs Gunung Padang ini ditemukan kembali pada tahun 1979. Beberapa perwakilan warga pun melaporkan keberadaan Situs Gunung Padang ini kepada pemerintah.

Semenjak saat itulah, pemerintah mulai melakukan konservasi dan penelitian terhadap Situs Gunung Padang.

Dari serangkaian penelitian diketahui bahwa Situs Gunung Padang dibangun antara abad IV-XVI oleh masyarakat penganut tradisi megalit. Berdasarkan naskah Sunda Kuno, tempat suci semacam ini disebut “kabuyutan”. Tradisi megalit ini terus berlanjut ke masa Hindu-Budha. Sumber kemdikbud.go.id

Mitos Gunung Padang

Banyak yang meyakini bahwa situs gunung padang dulunya adalah patilasan kerajaan Padjajaran khususnya Prabu Siliwangi.

Situs Gunung Padang dijadikan sebagai lokasi pemujaan pada saat itu oleh Prabu Siliwangi.

Selain itu masyarakat juga meyakini bahwa didalam situs Gunung Padang terdapat sebuah kuil yang sering digunakan sebagai tempat bertapa para leluhur.

Gunung Padang menjadi tempat sakral di Cianjur selain Gunung Gede dan makam Cikundul dan diyakini ketiga tempat ini saling berkaitan patilasan Prabu Siliwangi dan para alim ulama leluhur dari tanah Sunda.

Situs Gunung Padang diyakini menjadi tempat paling modern dan populer pada masanya.

Fakta Gunung Padang

Situs Megalitikum Gunung Padang berada diatas bukit yang bentuknya segitiga seperti piramida.

Menurut para ahli sejarah ukuran Gunung Padang 10x lebih besar dan 3x lebih tinggi dari Candi borobudur.

Terdapat reruntuhan situs megalitikum dipuncak bukit Gunung Padang.

Usia Gunung Padang lebih tua dari piramida mesir dan sudah diteliti oleh berbagai ahli sejarah dari dalam dan luar negri.

Nah itulah ulasan mengenai Situs Gunung Padang, saat ini pemerintah setempat menjadikan situs Gunung Padang sebagai cagar budaya sekaligus menjadi tempat wisata umum meski tak sepopuler candi borobudur.

 

BNPB Usulkan Pengajuan Ulang Bantuan Untuk Warga Bencana Gempa Cianjur

Tribuncianjur.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga terdampak gempa Cianjur yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan dana stimulan rumah rusak untuk diusulkan kembali. Hal itu diungkapkan dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur di Gedung UNPI, Kamis (19/1/2023).

“Bagaimana dengan yang belum masuk tahap I, II, dan III? Silakan verifikasi lagi, pendataan tidak bisa sekaligus. Kecuali rumahnya dibawah 10, kalau 69 ribu ini pasti butuh waktu,” kata dia.

Ketika nanti bantuan dana tahap III sudah cair dan masih ada warga yang belum dapat, itu menjadi kewajiban pemangku kebijakan di setiap wilayah. Ia meminta, pendataan dilakukan kembali.

“Ini yang paling penting adalah yang punya wilayah, silahkan dihimpun lagi, diajukan lagi. Nggak usah kondisi itu disikapi dengan emosi, mungkin ketinggalan, kelupaan, jadi terlewat. Itu segera diusulkan lagi,” ungkap dia.

Suharyanto menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari uang pemerintah. Menurutnya, pemerintah tidak menghitung untung atau rugi, baik ada seribu rumah atau 900 rumah yang rusak itu sama-sama mengeluarkan uang, tidak seperti kontraktor.

“Jadi sampaikan ke masyarakat nggak usah takut. Ternyata nanti tahap 4 masih ada yang ketinggalan, usulkan lagi,” kata Suharyanto.

Dirinya pun membandingkan dengan proses pencairan bantuan dana di Nusa Tengara Barat (NTB). Suharyanto menyebut, di NTB bisa sampai 25 kali tahap pengajuan.

“Di Cianjur 3 tahap hampir habis, paling juga 4 tahap saya perkirakan. Makanya, bapak-ibu yang berhadapan dengan masyarakat, jelaskan. Hadapi saja,” ucap dia.

Sumber: Cianjurtoday.com

Menikmati Malam Minggu di Cianjur Dengan Iringan Musik Pasca Bencana Gempa

Tribuncianjur.com – Suasana meriah ditunjukan oleh sebagian warga Cianjur tatkala menghabiskan waktu malam minggu di Alun-Alun Cianjur pada 14 Januari 2023.

Para kaum anak muda memilih untuk bermalam minggu di Alun-Alun Cianjur dengan di iringi para musisi lokal.

Ruang terbuka yang disediakan oleh pemkot memang di tujukan sebagai hiburan warga Cianjur yang dalam 2 bulan terakhir harus mengalami tekanan psikologis akibat Gempa Bumi.

Terlihat dalam video yang dibagikan oleh akun instagram @visitcianjur tersebut tampak para warga begitu menikmati suasana malam minggu dengan iringan musik.

“Cuaca cerah di malam minggu, suasana syahdu, yang jomblo tolong ke pinggir dulu.

Hayooo, siapa yang lagi malming di Alun-Alun Cianjur? Suasana malam ini 14/1/23 di Alun-Alun Cianjur yang dimeriahkan konser musik dari para musisi lokal.

Yaps! Inilah fungsi ruang publik sesungguhnya. Selamat menikmati dan tetap jaga kebersihan ya kawan kawan mimin” Ungkap akun tersebut.

Hingga saat ini Pemerintah Cianjur berupaya secara cepat memulihkan berbagai fasilitas terutama para rumah warga yang rusak akibat Bencana Gempa Bumi.

Tak hanya itu, pemerintah pun turut memberikan berbagai macam aksi hiburan untuk mengobati rasa trauma yang diderita para korban gempa.

Semoga Cianjur cepat pulih seperti sedia kala.***

Cianjur Menjadi yang Terbaik Dalam Pendataan Penanganan Bencana se Indonesia

Tribuncianjur.com – Bupati Cianjur H. Herman Suherman menggelar acara pertemuan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam video yg ia bagikan pada 14 Januari 2023.

Beliau menyatakan bahwa penangan bencana Gempa di Cianjur menjadi yang tercepat karena sudah dilakukan pendataan sejak 10 hari pasca gempa.

Tak hanya itu beliau mengklaim bahwa saat ini data korban Gempa Cianjur sudah rampung dan akan segera melakukan pencairan donasi untuk warga.

Hari ini setelah rakor penanganan pasca gempa bumi bersama OPD dan seluruh Camat se-Cianjur, bertemu dengan Deputi 4 Bidang Rehab Rekon dan menerima hasil pendataan dampak bencana gempa bumi Cianjur.

Menurut Pak Deputi 4 Cianjur menjadi yang terbaik dalam pendataan penanganan bencana se Indonesia, karena dalam 10 hari pasca bencana sudah menyelesaikan pendataan tahap satu dan sudah selesai pencairan yang di lakukan di Raider 300.

Dan dalam 2 bulan kurang terhitung dari tanggal 26 November 2022 – 12 Januari 2023 seluruh pendataan sementara sudah selesai sejumlah 71. 898 KK termasuk didalamnya rusak ringan, sedang dan berat.

Cianjur sudah melakukan tahapan pendataan dan sebagian sudah pencairan, diantaranya :

1. Tahap I sebanyak 8.316 KK terdiri dari ( Rusak Berat 1.964, Rusak Sedang 2.543 dan Rusak Ringan 3.809 KK ) sudah dilaksanakan pencairan dari Bank Mandiri

2. Tahap II sebanyak 16.745 KK terdiri dari ( Rusak Berat 2.499, Rusak Sedang 4.834 dan Rusak Ringan 9.412 KK ) Namun setelah verifikasi ulang terdapat 2.678 KK yang tidak memenuhi kriteria dan akan di revieu ulang oleh BNPB, yang insyaallah dalam minggu ini dari pemerintah pusat akan di cairkan melalui Bank Mandiri.

Dikutip dari Instagram @h.hermansuherman 

Mengenal Kota Cianjur Dari Mulai Budaya, Sumber Daya Alam dan Daftar Kecamatan

Tribuncianjur.com – Cianjur adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kota ini terletak di bagian barat laut Pulau Jawa, di lereng gunung Gede Pangrango, dan merupakan salah satu kota terbesar di provinsi tersebut.

Cianjur memiliki sejarah yang panjang dan merupakan salah satu kota terpenting di Jawa Barat. Kota ini juga dikenal dengan kekayaan alamnya yang luar biasa, terutama di bidang pertanian.

Cianjur memiliki 18 kecamatan. Berikut ini adalah daftar kecamatan di Kota Cianjur:

  1. Kecamatan Cianjur
  2. Kecamatan Cikalongkulon
  3. Kecamatan Cipanas
  4. Kecamatan Cidaun
  5. Kecamatan Cikadu
  6. Kecamatan Kamojang
  7. Kecamatan Cibeber
  8. Kecamatan Warungkondang
  9. Kecamatan Ciwidey
  10. Kecamatan Pangalengan
  11. Kecamatan Sukaraja
  12. Kecamatan Cipatujah
  13. Kecamatan Cikalong
  14. Kecamatan Cipatat
  15. Kecamatan Cikujang
  16. Kecamatan Sindangbarang
  17. Kecamatan Pacet
  18. Kecamatan Cipanas Timur

Cianjur juga terkenal dengan sumber daya alamnya yang melimpah seperti di sektor pertanian, perkebunan sawit, perkebunan teh dan masih banyak lagi.

Kota Cianjur memiliki berbagai sumber daya alam yang melimpah, di antaranya:

  1. Pertanian: Kota Cianjur terkenal sebagai salah satu kota pertanian terbesar di Jawa Barat. Tanaman yang ditanam di kota ini antara lain padi, jagung, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan.
  2. Perkebunan: Di Kota Cianjur juga terdapat berbagai jenis perkebunan, seperti perkebunan kelapa, kelapa sawit, karet, dan lain-lain.
  3. Peternakan: Kota Cianjur juga merupakan salah satu sentra ternak terbesar di Jawa Barat, terutama ternak sapi dan kambing.
  4. Industri: Kota Cianjur juga memiliki beberapa industri yang berbasis pada sumber daya alamnya, seperti industri pengolahan pangan, tekstil, dan lain-lain.
  5. Wisata alam: Kota Cianjur juga memiliki berbagai tempat wisata alam yang menarik, seperti Taman Nasional Gede Pangrango, Curug Cibereum, dan Gunung Gede.

Kota Cianjur memiliki kebudayaan yang kaya dan beragam, yang tercermin dari berbagai aspek kebudayaan seperti bahasa, adat istiadat, seni, dan lain-lain. Beberapa budaya yang terdapat di Kota Cianjur antara lain:

  1. Bahasa: Masyarakat Kota Cianjur menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa utama. Bahasa Sunda merupakan bahasa daerah yang berasal dari wilayah Jawa Barat, dan merupakan bahasa yang paling umum digunakan di kota ini.
  2. Adat istiadat: Masyarakat Kota Cianjur juga memiliki berbagai adat istiadat yang khas, seperti upacara pernikahan, pemakaman, dan lain-lain.
  3. Seni: Kota Cianjur juga memiliki berbagai macam seni, seperti tari, musik, dan lukisan. Tari yang terkenal di kota ini antara lain tari Topeng Cirebon, tari Bedaya, dan tari Lengger. Musik yang populer di Kota Cianjur adalah musik Sunda, seperti musik Gamelan Sunda dan musik Degung.
  4. Makanan: Kota Cianjur juga memiliki berbagai macam makanan khas, seperti Tauco, Sate maranggi dan Bubur Ayam Cianjur.